Profil

Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang adalah perguruan tinggi negeri dan satu-satunya perguruan tinggi seni di luar wilayah Jawa dan Bali. Sebelum tahun 2010, ISI Padangpanjang dikenal sebagai Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Padangpanjang, sebelumnya lagi Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI)
Melalui izin Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 3715/D/T/2006 tanggal 26 September 2006, ISI Padangpanjang membuka Jurusan Televisi dan Film, yang menyiapkan Sarjana Seni dibidang pertelevisian dan perfilman yang memiliki pengetahuan dan keterampilan serta kepribadian yang berakar pada karakteristik seni budaya melayu.

Sistem Perkuliahan
Proses belajar mengajar diselenggarakan melalui kelas teori dan praktek dengan metode tatap muka, praktikum, praktek lapangan, diskusi, workshop, studi banding, praktika terpadu dan kerja profesi. Dalam meningkatkan wawasan dan informasi bagi mahasiswa juga didukung oleh perpustakaan yang dilengkapi dengan buku-buku literatur terkini serta media audio visual.

Materi Belajar
Mendalami berbagai naskah program Televisi dan Film, penyutradaraan program televisi baik di studio maupun di luar studio, penyutradaraan film, manajemen produksi, produksi single kamera maupun multi kamera, penciptaan artistik dan unsur visual, perekaman suara, serta kemampuan menggabungkan gambar/editing.

Akreditasi Program Studi Televisi dan Film adalah B