Karya Inovasi Coki Duo Nokang Prodi Televisi dan Film
Posted on: December 13, 2018, by : adminfilm

DESKRIPSI “COKI DUO NOKANG”

 

Dalam rangka memeriahkan Dies Natalies ISI Padangpanjang ke 53, prodi TV & Film ikut berpartisipasi menyemarakkan acara tahunan tersebut, dengan mempersembahkan sebuah film pendek berjudul Coki Duo Nokang. Ini merupakan sebuah film komedi yang bercerita tentang manusia yang mencari kebahagian hidup melalui cinta. Tapi ternyata cinta itu sendiri memilih untuk tidak selalu bersikap “adil” pada manusia. Berry dan Salma adalah sepasang insan yang merasakan cinta mereka tidak berjalan dalam restu orang tua, dan mereka memilih untuk mencari jalan memperjuangkan nasib cinta mereka. Jufri dan Novi adalah sepasang insan yang hidup dalam ikatan keluarga tanpa ikatan cinta, tapi jalan itu tetap mereka susuri. Mumu dan Riri adalah pasangan yang cinta mereka berjalan bagai air mengalir, mereka pun ikhlas menjalaninya. Ada harapan, ada penyesalan, ada kepasrahan, dan ada juga perlawanan.

Itulah inti dari film yang berdurasi sekitar 35 menit ini, hasil karya bersama keluarga besar Prodi TV dan Film, Fakutas Seni Rupa dan Desain, ISI Padangpanjang. Proses pembuatan film ini melibatkan seluruh dosen dan staff, dibantu beberapa orang mahasiswa. Skenario ditulis oleh Adi Krishna, yang sekaligus bertindak sebagai sutradara. Penataan kamera dipercayakan kepada Choiru Pradhono, sementara penyuntingan gambar menjadi wilayah kreasinya Hery Sasongko. Musik untuk film ini digubah oleh Arzul Jamaan, yang kemudian diaransemen oleh Hamzaini.

“Semua harus masuk frame,” adalah kata kunci untuk keterlibatan seluruh anggota keluarga besar Prodi TV  & Film. Oleh sebab itu, dalam film ini, para penonton akan melihat wajah-wajah seperti Berry Prima, Rola Rahmita, Mukhlis, Riri Irma Suryani, Arzul Jamaan, Yatno Karyadi, Ediantes, Maisaratun Najmi, Eriswan, Ganesh Hariamansyah, Hariadi, Jennyta Reviana, Syahrizal, serta beberapa rekan dari prodi lain seperi Nurmalena (prodi Tari) dan Suryanti (prodi DKV). Kehadiran Ermawasni (seorang ibu rumah tangga pencinta film) dan beberapa mahasiswa dari prodi Tari pun ikut menyemarakkan film ini.

[wdi_feed id=”1″]